Paluta | 88News.id: Polres Padang Lawas Utara (Paluta) saat ini masih fokus melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dalam rangka Operasi Patuh Toba 2026.
Operasi yang digelar selama 14 hari, mulai tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2026 ini menyasar masyarakat umum, pelajar, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta para pengemudi angkutan umum.
Kapolres Padang Lawas Utara AKBP Dhery Fajariandino melalui Kasat Lantas Iptu Kusno Siagian, S.H., mengatakan, tujuan utama operasi pada tahap ini adalah untuk membangun kesadaran dan perubahan perilaku pengendara.
"Untuk saat ini kita masih melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, pelajar dan ASN juga para pengemudi angkutan umum dengan tujuan untuk membangun kesadaran dan perubahan perilaku pengendara sepeda motor untuk selalu menggunakan HELM standar SNI," ujar Iptu Kusno Siagian.
Selain penggunaan helm SNI, petugas juga mengimbau pengendara untuk melengkapi kelengkapan kendaraan bermotor sesuai standar dan tidak menggunakan knalpot brong / knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis yang mengganggu kenyamanan dan ketertiban.
Kasat Lantas Iptu Kusno Siagian.,S.H menegaskan, untuk penindakan hukum secara tilang belum dilaksanakan.
"Untuk penindakan hukum secara tilang belum kita laksanakan , kita masih humanis dengan edukasi," jelasnya.
Ia berharap dengan adanya sosialisasi yang masif, tingkat kesadaran masyarakat Paluta dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Padang Lawas Utara.
Operasi Patuh toba 2026, polisi bersama masyarakat mewujudkan lalulintas yang tertib aman dan Berkeselamatan.
(Umar Rambe)


