Batu Bara | 88News.id: Malam ketiga perhelatan Bertanjak Open Ken Nasional Kabupaten Batu Bara berlangsung meriah pada Selasa (13/10/2026). Acara yang digelar di Istana Lima Laras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, ini menghadirkan artis undangan Intan Baiduri, jebolan Dangdut Academy (DA) 4, serta sejumlah artis lokal yang turut memeriahkan suasana.
Kemereiahan acara semakin terasa dengan digelarnya perlombaan vokal solo yang diikuti oleh 27 peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Utara. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka, mulai dari olah vokal hingga penampilan panggung yang memukau para penonton.
Antusiasme masyarakat Kabupaten Batu Bara terlihat dari ramainya penonton yang memadati kawasan Istana Lima Laras untuk menyaksikan rangkaian kegiatan tersebut.
Persaingan dalam perlombaan vokal solo berlangsung menarik. Para peserta menunjukkan bakat dan kemampuan bernyanyi yang beragam sehingga memberikan hiburan tersendiri bagi masyarakat yang hadir.
Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri atas sejumlah tokoh dan pelaku seni, di antaranya Sofyan Alwi, tokoh budaya Melayu Sumatera Utara; Hafis, penyanyi dangdut jebolan Akademi 4; serta Kak Dina, penyanyi Melayu.
Kehadiran dewan juri yang berpengalaman di bidang seni dan musik diharapkan dapat memberikan penilaian secara objektif sekaligus memotivasi para peserta untuk terus mengembangkan bakat mereka.
Usai perlombaan vokal solo, kemeriahan berlanjut dengan penampilan artis dangdut Akademi 4, Intan Baiduri, yang berasal dari Desa Padang Genting, Kabupaten Batu Bara.
Intan tampil menghibur masyarakat dengan didampingi Band Molek dari Kecamatan Tanjung Tiram. Penampilan mereka semakin menambah semarak malam ketiga Bertanjak Open Ken Nasional Kabupaten Batu Bara.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat, mengembangkan potensi seni, serta mempererat kecintaan terhadap budaya Melayu dan musik daerah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seni dan budaya Melayu di Kabupaten Batu Bara semakin dikenal luas, sekaligus memberikan kesempatan kepada para talenta lokal untuk tampil dan berprestasi di tingkat regional maupun nasional.
(zulkifli)


