Foto: Seperti saat ini selain batas pandang terganggu suasana gelap dan bau kabut asap busuk dengan bau kayu terbakar.
Rokan Hilir | 88News.id: Pagi hari ini kabut asap muncul menyelimuti jagat raya,membuat masyarakat Kota Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir Riau,kaget dan cemas terhadap gangguan kesehatan.
Pasalnya begitu membuka daun jendela dan pintu rumah menyaksikan kabut asap tebal menutupi jagat raya, Kamis (2/4/2026).
Membuat batas pandang masyarakat di Ibu Kota Pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau ini.
Kabut asap menyelimuti ini berbau sisa tumbuhan dan pohon yang terbakar dari lahan dan hutan.
Membuat terganggunya batas pandang,mata perih serya bau tak sedap dan jadi ancaman serius ISPA (Inspeksi Saluran Pernapasan Akut).
Dan sangat membahayakan gangguan kesehatan masyarakat terutama anak-anak dan lanjut usia serta penderita penyakit sesak napas.
Kondisi di selimuti kabutnya Bagansiapiapi Rokan Hilir ini akibat kebakaran lahan dan hutan di beberapa lokasi yang terjadi kenaren.
Sejauh ini belum ada pernyataan resmi Bupati atau Wakil Bupati Rokan Hilir.
Apa lagi dari Dinas Kepala Dinas atau Instansi terkait di lingkungan Pemerintahan Rokan Hilir,baik soal antisipasi ataupun penanganan terhadap kebutuhan masyarakat seperti masker.
Yusdar (41) warga Bagansiapiapi menyebutkan ketika membuka jendela kaget melihat kabut asap tebal .
" Kaget saja bagaikan malam hari saja,padahal sudah jam 06.30 Wib,kabutnya tebal,nafas lansung terasa padat,maklum penderita asma,jadi segeralah pihak berkopenten lakukan bagi-bagi masker gratis, " Pinta warga ini.
Ancaman serius lainya adalah bahaya berlalulintas yang aku at gelap jabut asal menimbulkan kecelakaan.
Menyinggung masalah terjadinya Karhutla di Rohil sejak lama Tim Gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan di lahan yang terbakar ataupun kebun masyarakat.
Di mana di lapangan atau lokasi terjadinya Karhutla tim gabungan TNI,Polri,BPDB,Manggala Agni,Masyarakat Peduli Api sedang berada di lapangan.
Bahkan Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni telah menambah puluhan personil Polres yang di tempatkan di daerah rawan karhutla.
Kini masyarakat berharap agar dalam penegakan hukum para pelaku pembakaran lahan hendaknya di Ganjar hukuman berat dan setimpal karena selain merusak alam juga mengancam kesehatan manusia,warga masyarakat.
(Yan/Red)
