-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Wartawan Dipukul di Halaman Polda Sulut, Jurnalis Sulut Galang Aksi Solidaritas Pers Di Mapolda Sulut

Senin, 11 Mei 2026 | Mei 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-11T13:23:14Z


Manado | 88News.id: Halaman Mapolda Sulawesi Utara mendadak riuh pagi ini. Puluhan jurnalis dan organisasi Pers Sulut menggelar aksi solidaritas atas dugaan pemukulan terhadap wartawan senior Jeckson Latjandu, (11/05/2026), Seperti yang dilansir beberapa  mass media lokal Sulawesi Utara.


Pelakunya diduga adalah Recky Montong, salah satu petinggi Sinode GMIM yang juga berstatus penatua gereja. 


Peristiwa itu terjadi saat Jeckson meliput pemeriksaan dugaan penggelapan dana Rp5,2 miliar milik Yayasan GMIM di lingkungan Polda Sulut.

 

Saat itu Jeckson sedang mengambil dokumentasi dan mencoba meminta keterangan dari pihak yang baru selesai diperiksa penyidik. Alih-alih mendapat jawaban, ia justru diduga mendapat perlakuan kasar yang berujung kekerasan fisik.

 

”Kalau wartawan dipukul di dalam Polda, ini tamparan buat hukum dan kebebasan pers”, teriak salah satu orator di tengah aksi.

 

Bagi para demonstran, ini bukan bentrokan personal. Ini soal ruang aman bagi pers untuk bekerja. Tugas jurnalistik jelas dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999. Pasal 4 Ayat 3 menegaskan: pers berhak mencari, memperoleh, dan menyebarkan informasi tanpa tekanan.

 

Ketua PWI Sulawesi Utara yang turut hadir menegaskan hal yang sama. Ia bersama jurnalis lintas media mendesak polisi bertindak tegas tanpa pandang bulu.

 

Sorotan massa juga tertuju pada lambatnya penanganan. Terlapor disebut sudah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan polisi. Baru pada Selasa (12/5/2026) penyidik berencana melayangkan panggilan ketiga.

 

Ketidakhadiran berulang itu menimbulkan kecurigaan. “Jangan sampai hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Apalagi ini terjadi di lingkungan Polda sendiri,” ujar salah satu peserta aksi.

 

Massa meminta  Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langie, untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan transparan.

(Harry)

×
Berita Terbaru Update