Kisaran | 88News.id: Tim dosen Universitas Royal menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema _“Workshop Green English: Pelatihan Pembuatan Eco-enzyme”_ di Panti Asuhan Muhammadiyah Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Dr. Setia Budi Gg. Cempedak, Kisaran Timur ini bertujuan membekali anak-anak panti dengan keterampilan _green skills_ sekaligus meningkatkan literasi Bahasa Inggris melalui aktivitas pelestarian lingkungan.
Ketua Tim PkM, Jeklin Hutagaol, http://M.Pd., menyampaikan bahwa program ini mengintegrasikan pembelajaran bahasa dengan praktik ramah lingkungan. Anak-anak diajak mengenal kosakata bertema lingkungan dalam Bahasa Inggris sambil mempraktikkan pengolahan sampah organik menjadi cairan eco-enzyme.
“Pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi eco-enzyme tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga menjadi media efektif untuk memperkaya kosakata Bahasa Inggris anak-anak. Mereka belajar sambil berbuat,” ujar Jeklin.
Proses pembuatan eco-enzyme dipandu langsung oleh tim dosen yang terdiri dari Chitra Latiffani, http://S.Pd., http://M.Hum., Muhammad Iqbal Haitame Tambunan, http://M.Pd., dan Widya Fazirah Miniati Siagian. Anak-anak panti dilibatkan secara aktif mulai dari pencampuran bahan dengan rasio baku 1:3:10, yaitu gula merah, kulit buah atau sayuran segar, dan air.
Cairan hasil fermentasi selama tiga bulan tersebut nantinya akan dimanfaatkan secara mandiri oleh pihak panti sebagai cairan pembersih alami, seperti pengganti sabun lantai, pembersih kaca, dan detergen kimia.
Ketua Pengurus Panti Asuhan Muhammadiyah Kisaran, H. Sudirman Latsa, mengapresiasi inisiatif para akademisi tersebut. Ia menilai pelatihan ini memberikan warna baru dalam pola pembinaan anak-anak di panti.
“Kegiatan ini membuka wawasan anak-anak tentang pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memberi mereka keterampilan praktis yang bernilai guna,” katanya.
Melalui workshop ini, tim dosen berharap dapat menjadi stimulus bagi gerakan _zero waste_ berkelanjutan yang dapat diterapkan mulai dari lingkungan terkecil masyarakat.
Kegiatan PkM ini merupakan bentuk pelaksanaan dharma ketiga Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dijalankan oleh dosen.
(Akmal)
