Tebing Tinggi | 88News.id: Diduga akibat korsleting listrik dua unit rumah kontrakan permanen dan satu wanita lansia yang berada di dalam rumah hangus di lalap si jago merah, Minggu 01/02/2026 sekitar pukul 07:30 wib.
Di ketahui dua unit rumah kontrakan di huni ibu Moide Br Lumbanraja dan Ibu Hafizah Nasution Tepatnya di Jalan Sei Agul lingkungan 6, Kelurahan Durian, Kecamatan Bajenis kota Tebingtinggi sumatera Utara
Setelah diketahui korban bernama Hafizah Nasution (50) warga Sei Agul Kelurahan Durian kota Tebingtinggi Sumatera Utara
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat berasal dari bagian belakang rumah kontrakan yang ditempati korban. Kobaran api dengan cepat membesar hingga membakar seluruh isi rumah korban serta merembet ke bangunan rumah kontrakan milik Moide Br. Lumbanraja yang berada bersebelahan.
Mendapat laporan dari warga, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tebing Tinggi bersama personel Polsek Padang Hulu dan tim Inafis langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman api serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas menerima informasi dari warga bahwa ada seorang wanita yang diduga terjebak di dalam rumah. Saat dilakukan pengecekan, petugas menemukan jasad Hafizah Nasution dalam kondisi telungkup di bawah tumpukan material bangunan yang terbakar.
Menurut keterangan Moide Br. Lumbanraja, pemilik rumah kontrakan, kebakaran diduga bermula dari rumah anak korban, Fitri. Pada saat kejadian, korban tinggal bersama cucunya yang berusia 12 tahun, sementara anak korban sedang berada di Medan.
“Pagi itu cucunya keluar rumah untuk membeli sarapan. Beberapa jam kemudian rumah sudah terbakar. Korban saat itu tinggal sendiri di dalam rumah dan kondisinya sedang sakit stroke,” ujar Moide.
Moide menjelaskan, korban sempat berupaya menyelamatkan diri ketika api mulai membesar. Namun karena kondisi fisiknya yang lemah dan tidak dapat bergerak dengan cepat, korban terjatuh dan akhirnya ikut terbakar.
Sementara itu, Kepala Lingkungan VI Kelurahan Durian, Fatmawati, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia menyebutkan dua unit rumah terbakar dan satu orang korban jiwa meninggal dunia.
“Korban seorang wanita lansia berusia sekitar 50 tahun yang terjebak di dalam rumah. Jenazah korban kemudian dievakuasi petugas dan dibawa ke RS Bhayangkara Kota Tebing Tinggi untuk dilakukan visum,” jelas Fatmawati.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Padang Hulu belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kebakaran. Kasus tersebut kini masih dalam penanganan kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut.
(Dwan Manu)
