-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Sudah Enam Bulan Petani / Pekebun Keluhkan Pupuk Langka di Padang Lawas

Senin, 20 Februari 2023 | Februari 20, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-02-20T08:24:16Z


Tanaman kelapa sawit yang pemupukannya tidak maksimal
 

88News.id | Padang Lawas : Enam bulan sudah lamanya, paceklik pupuk bersubsidi terjadi di Kabupaten Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara atau Sumut, akibatnya para petani tanaman pangan dan hortikultura serta pekebun kelapa sawit mengeluh tanpa tahu solusi untuk memecahkan persoalan yang mereka hadapi.


Dari kalangan petani diperoleh keterangan, mereka tidak tahu faktor apa penyebabnya pemerintah menghapus distribusi pupuk bersubsidi untuk tanaman perkebunan padahal Palas sejak beberapa tahun terakhir ini sudah menjadi sentra perkebunan kelapa sawit yang dikenal membutuhkan perawatan dan pemupukan yang optimal dari petani dan pekebun sebagai pemilik.


Penghapusan pupuk bersubsidi untuk sektor perkebunan ternyata berimbas juga terhadap distribusi pupuk bersubsidi untuk sektor tanaman pangan dan hortikultura serta palawija yang budi dayanya masih ada di sejumlah kecamatan se-daerah Kabupaten Padanglawas.



Sejumlah kecamatan yang masih terhampar luas areal tanaman pangan dan hortikultura, meskipun sedikit-sedikit sudah ada perkebunan kelapa sawitnya adalah Kecamatan Barumun, Ulu Barumun, Lubuk Barumun, Aeknabara Barumun, Sihapas Barumun, Sosa Julu, Sosa Timur, Kecamatan Sosopan dan Barumun Tengah (Barteng).


Dalam skop yang umum, pemerintah selalu mengarahkan petani untuk terus berupaya meningkatkan produksi tanamannya, tetapi justru pemerintah tidak perduli dengan permintaan dan kebutuhan masyarakat adanya distribusi pupuk bersubsidi yang cukup untuk menopang langkah peningkatan produksi pertanian khususnya di Kabupaten Palas.


Hal itu berakibat masyarakat saat ini terpaksa tidak memupuk tanamannya dan membiarkan tanaman baik tanaman pangan terlebih-lebih tanaman perkebunannya hanya berproduksi makin menyusut. Mereka tidak tahu apa solusi yang harus mereka pilih guna mengatasi problem yang menimpa mereka.


Perlu diketahui bahwa di era harga beli kebutuhan pokok sekarang ini pengeluaran warga makin tinggi sedangkan pendapatan justru makin berkurang akibat berbagai faktor yang beragam termasuk kondisi ekonomi yang makin terpuruk tanpa diketahui solusi untuk mengatasinya.



pihak pemerintah kabupaten Palas melalui Asisten II yang membidangi ekonomi dan pembangunan di Sekdakab Padang Lawas, H. Marza Zenova, S.Sos yang dikonfirmasi terkait paceklik pupuk bersubsidi ini via chatting aplikasi WhatsApp (WA), Senin (20/02/2023) mengatakan, dia masih mempelajarinya bersama Kepala Dinas Pertanian dan pihak-pihak yang membidangi distribusi pupuk bersubsidi


"Izin abang ku, nanti coba saya cek dulu dengan Kepala Dinas Pertanian & sama Kepala Bidang yang membidanginya di Kabupaten Padang Lawas," kata Marza Zenova dengan singkatnya.


BKN/88News

×
Berita Terbaru Update