88News.id | Kabanjahe : sebagai daerah sentra "Pertanian" hortikultura di Sumatera Utara, Tanah "Bumi Turang" Karo Simalem mendapat kunjungan dari Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe dipimpin Plt. Kadis Bukhari, S.Sos, M.Si didampingi Kepala Bidang Penyuluhan dan Koordinator Penyuluh.
"rombongan tersebut membawa 25 orang tenaga penyuluh guna melakukan kegiatan peningkatan kapasitas penyuluh pertanian di Kabupaten Karo", ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Ir. Metehsa Karo Karo Purba, usai menerima rombongan di ruang kerjanya, Kamis (01/12/2022).
Selama 2 hari (01 - 02 Desember 2022) rombongan akan belajar dan mencoba mengadopsi sistem pertanian Karo, terutama dalam hal teknik dan budidaya. Sebab Kota Lhokseumawe masih cukup luas lahan yang belum produktif. Apalagi produksi pertanian hortikultura.
Yang menjadi hal utama, menurut Ir. Metehsa Karo Karo Purba, Kadis Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe sangat berharap agar para penyuluhnya bisa belajar banyak dari pengalaman teman-teman penyuluh di Kabupaten Karo.
Mereka sangat terkesan dengan peran aktif dan cara kerja penyuluh pertanian Karo, karena cukup mumpuni dalam melakukan pembinaan kelompok tani. Karena penyuluhnya telah dibekali dengan pengetahuan berupa pelatihan secara kontiniu, tematik serta demplot-demplot.
"sehingga para penyuluh tidak lagi gamang dalam mengimplementasikan program kerja , baik teori mau pun praktek di lapangan", ujar Ir Metehsa Karo Karo Purba.
Dari perbedaan kultur cuaca antara Lhokseumawe dan Karo, menurut Kadis Pertanian Karo, peserta peningkatan kapasitas penyuluh lebih fokus pada budidaya pertanaman cabai dan terung antaboga.
Sebab selama ini mereka hanya bergantung pada komoditi kacang panjang dan sayuran dedaunan. Sementara untuk kebutuhan sayur mayur hortikultura lainnya masih harus mendatangkan dari Kabupaten Karo.
Lilik Suhendro
