Karo | 88News.id : Lembaga Bantuan Hukum Relawan Pink mendesak Kapolres Tanah Karo segera mengumumkan penetapan tersangka dalam kasus keracunan massal Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan pelajar di Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.
Desakan itu disampaikan Ketua LBH Relawan Pink, Imanuel Elihu Tarigan, S.H., di sela kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke RS Amanda Berastagi, Jumat (11/9/2026).
“Hari Jumat lalu, Wakil Presiden Gibran sudah datang mengunjungi korban keracunan MBG di beberapa Rumah Sakit di Kabupaten Karo. Ini pertanda Pemerintah Pusat sudah memberikan atensi khusus. Momentum ini harus dimanfaatkan Kapolres Karo dengan cermat untuk segera mengumumkan siapa saja calon tersangka dalam kasus keracunan massal tersebut,” ujar Imanuel.
Hingga saat ini, Polres Karo belum secara resmi mengumumkan siapa pelaku dalam peristiwa keracunan yang terjadi pada 13 Agustus 2026 lalu.
Data sementara mencatat kurang lebih 350 siswa dari beberapa sekolah di Berastagi menjadi korban. Antara lain SMA Negeri 1 Berastagi, SMA Swasta Bersama, SMK Swasta Bersama, dan SMP Swasta Bersama.Menurut Imanuel, orang tua korban telah melakukan berbagai upaya untuk mencari keadilan.
Mulai dari membuat Laporan Polisi, mengajukan Rapat Dengar Pendapat di DPRD Karo, hingga menyuarakan kasus tersebut ke publik.
“Peristiwa ini sudah terjadi satu bulan lalu. Sudah sepatutnya pihak Polres Karo dapat segera mengumumkan kepada publik siapa saja yang bertanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga mengajak elemen masyarakat sipil untuk terus mengawal kasus ini. “Sangat diharapkan kepada kelompok-kelompok masyarakat agar tetap mengawasi dan bersuara untuk mendesak Kapolres Karo supaya secepatnya mengumumkan siapa saja para pelaku dan apa motifnya,” pungkas Imanuel.
(Elihu)
