-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Wartawan Sulawesi Utara Jadi Garda Intelejen Di Jajaran SKPD Se Sulut

Rabu, 26 Agustus 2026 | Agustus 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-26T14:47:54Z

 


Manado| 88News.id: Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, mengimbau insan pers untuk berperan aktif layaknya intelijen dalam mengawasi kinerja dinas dan instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulut.


Imbauan tersebut ditegaskan Gubernur dalam acara coffee morning bersama awak media di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Rabu (26/8/2026).


​Gubernur menyebut bahwa tugas wartawan dan intelijen sebenarnya ibarat dua sisi mata uang yang saling melengkapi, sama-sama bertugas mencari fakta di lapangan demi kepentingan publik, namun diakhiri dengan mekanisme penyampaian yang berbeda.


“Ibarat uang logam, disatu sisi jadi wartawan, kalau dibalik sisi lainnya itu jadi intel,” terangnya.


Gubernur Yulius menilai, berbekal pengalaman dan jangkauan media yang luas di lapangan, wartawan memiliki kapabilitas tinggi untuk mengamati, mengonfirmasi, serta melaporkan berbagai potensi kendala pembangunan maupun keluhan masyarakat yang belum terdeteksi oleh pemerintah daerah.


Meski mendorong wartawan untuk bersikap kritis dan cermat seperti intelijen dalam menemukan fakta, Yulius berpesan agar hasil temuan lapangan tersebut tetap diolah menjadi pemberitaan yang konstruktif dan mendidik.


“Buat pemberitaan yang mendidik. Silakan bikin judul atau berita yang menarik dan viral, tapi pastikan berita tersebut viral yang tidak ‘berdosa’ dan memberikan edukasi nyata bagi masyarakat,” ujar Yulius.


Ia menegaskan agar informasi yang dihimpun benar-benar berbasis fakta A1 sebelum dipublikasikan, guna menghindari kesimpangsiuran di tengah masyarakat.


Langkah mendorong media menjadi mitra pengawas kinerja dinas ini disampaikannya guna memastikan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bekerja maksimal dan transparan.


Melalui fungsi kontrol sosial, Gubernur meminta wartawan tidak ragu menelusuri dan mengonfirmasi temuan di lapangan terkait kinerja dinas demi menjaga akuntabilitas pelayanan publik.


Guna mendukung hal tersebut, Yulius menginstruksikan Dinas Kominfo dan instansi terkait agar selalu terbuka serta cepat merespons konfirmasi wartawan, bukannya menghindar atau menutup-nutupi informasi.


Kerja pengawasan media ini diharapkan dapat menjadi mitra penyeimbang yang memberikan masukan konkret bagi jajaran Pemprov Sulut dalam mengambil kebijakan dan membenahi program kerja.


“Kalau menemukan masalah di lapangan, silakan konfirmasi dan beritakan faktanya. Buat pemberitaan yang kritis tetapi tetap mendidik dan membangun Sulawesi Utara,” tandas Gubernur Sulut. (Harry)

×
Berita Terbaru Update