Kabanjahe | 88news.id : Bupati Karo, yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP. menerima aksi unjuk rasa damai masyarakat Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, di Kantor Bupati Karo, Kabanjahe, Kamis [20/08/2026].
Dalam aksi tersebut masyarakat meminta agar perbaikan jalan menuju Desa Semangat Gunung segera dipercepat, mengingat jalan tersebut merupakan satu-satunya akses keluar-masuk yang sangat vital bagi kegiatan ekonomi warga, termasuk sebagai jalan umum menuju objek wisata Air panas Gunung Sibayak
Selain itu, warga juga menyampaikan keluhan terkait praktik pungutan liar (Pungli) oleh oknum di sepanjang jalan dari simpang jalan lintas Lau Sidebuk-debuk menuju desa Semangat gunung sebagai lokasi objek wisata air panas serta dugaan sabotase aliran listrik PLN menuju desa mereka yang menyebabkan gangguan.
Tidak hanya itu, masyarakat juga mengusulkan pembukaan jalan baru dari Desa Semangat Gunung menuju Desa Lau Gumba sebagai opsi jalur lain agar mobilitas warga dan hasil pertanian dapat lebih lancar, juga perbaikan jalan umum desa Semangat gunung menuju Berastagi melalui desa Jaranguda melewati jalur jalan Sibayak dua.
Dalam rapat tersebut, pihak Pemkab Karo mengatakan bahwa proses perizinan pembangunan jalan ke Kementerian Kehutanan untuk kawasan Tahura saat ini masih berjalan. Pemerintah mengupayakan ketersediaan dana, sementara pembangunan secara keseluruhan direncanakan masuk APBD Provinsi Tahun Anggaran 2027.
Lanjut Gelora,terkait keamanan, saat ini telah didirikan 4 pos pengamanan dan ke depan jumlahnya akan ditambah untuk menutup celah praktik pungli.
Masyarakat juga diimbau agar melapor resmi ke Polres apabila menjadi korban, sehingga proses penegakan hukum dapat berjalan maksimal.
Dan untuk sementara dugaan sabotase aliran listrik PLN telah ditangani langsung oleh pihak PLN.
Sekretaris Daerah Kabupaten Karo juga meminta masyarakat bersabar menunggu perbaikan jalan alternatif. “Untuk tahun 2026, perbaikan jalan ini belum masuk anggaran. Prosesnya bertahap. Semua harus sesuai aturan penganggaran.
"Kami mohon masyarakat bersabar. Pemkab Karo akan terus mengawal supaya pembangunannya bisa dimulai tahun 2027,” tegas Sekda.
Pemerintah Kabupaten Karo juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengcounter berita-berita hoax terkait pungutan liar. Berdasarkan hasil di lapangan, praktik tersebut dilakukan secara sembunyi-sembunyi oleh oknum tertentu dan tidak dibenarkan oleh pemerintah.
“Mari kita jaga ketertiban, kenyamanan wisata, dan tidak mudah percaya serta menyebarkan informasi yang tidak benar. Kita jaga bersama nama baik Tanah Karo demi kesejahteraan masyarakat setempat,” tambah Sekda.
DPRD Karo dalam kesempatan itu menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan jalan dan meminta hasil rapat ini ditindaklanjuti dalam pembahasan anggaran daerah maupun provinsi.
Turut hadir mewakili unsur Forkopimda, para Asisten Setda Karo, para staf ahli Bupati Karo, para Kepala OPD terkait, Camat Merdeka, dan perwakilan masyarakat Desa Semangat Gunung. (Calvin).
.jpg)

.jpg)