-->

Notification

×

Iklan

Iklan

PERDOKMIL Bertransformasi Menjadi PERTASINDO, Perluas Kolaborasi Perkuat Ketahanan Kesehatan Nasional ‎

Minggu, 12 Juli 2026 | Juli 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-12T05:46:00Z

  

Foto Ketua Perdokmil Mayjend Purn Dian


‎Jakarta |  88news.id  : Perkumpulan Kedokteran Militer (PERDOKMIL) resmi mengumumkan transformasi organisasi menjadi Perkumpulan Ketahanan Kesehatan Indonesia (PERTASINDO) dalam Musyawarah Nasional (Munas) dan Konsolidasi PERDOKMIL yang digelar di Hermina Grand Ballroom, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7/2026).

‎Perubahan nama tersebut menjadi bagian dari langkah organisasi untuk memperluas ruang kolaborasi dalam memperkuat sistem ketahanan kesehatan nasional, tidak hanya melibatkan kalangan kedokteran militer, tetapi juga pemerintah, TNI, Polri, akademisi, rumah sakit, organisasi profesi, industri kesehatan, dunia usaha, hingga masyarakat.

‎Ketua Umum PERDOKMIL, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dr. Dr. dr. Dian Andriani Ratna Dewi, Sp.D.V.E., M.Biomed (AAM), MARS, S.H., M.H., FINSDV, FAADV, FIMMA, mengatakan tantangan kesehatan pada masa depan semakin kompleks sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih inklusif.

‎"Tantangan kesehatan di masa depan tidak lagi dapat dihadapi hanya oleh komunitas kedokteran militer. Karena itu, organisasi perlu bertransformasi agar mampu menghimpun seluruh pemangku kepentingan dalam bidang kesehatan dan ketahanan nasional," ujar Mayor Jenderal purn Dian dalam sambutannya.


‎Menurut Dian, perubahan menjadi PERTASINDO merupakan strategi untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun ketahanan kesehatan sebagai salah satu pilar ketahanan nasional.

‎Ia menilai penguatan sumber daya manusia, sistem pelayanan kesehatan, inovasi, riset, kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta kolaborasi antarlembaga menjadi faktor penting agar Indonesia mampu menghadapi berbagai ancaman kesehatan, baik pada kondisi normal maupun situasi krisis.

‎Dalam kesempatan tersebut, organisasi juga memperkenalkan jajaran Dewan Pembina yang diisi sejumlah tokoh dari bidang kesehatan dan pertahanan. Salah satunya adalah Marsekal Pertama TNI dr. Mukti Arja Berlian, Sp.PD., FINASIM, yang saat ini menjabat Direktur Kesehatan Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan.

‎Kehadiran jajaran pembina tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kebijakan pertahanan dan pembangunan ketahanan kesehatan nasional.

‎Munas juga menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ketua Dewan Pengawas PERDOKMIL sekaligus Ketua Dewan Jamu Nasional, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. dr. Daniel Tjen, Sp.S. Dalam paparannya, ia menyoroti peran jamu sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang dinilai dapat mendukung pembangunan ketahanan kesehatan nasional.

‎Direktur Utama BPJS Kesehatan  Mayjend Purn Pujo yang turut hadir pula dalam kegiatan tersebut juga menekankan bahwa keberhasilan implementasi Universal Health Coverage (UHC) bergantung pada ketahanan sistem kesehatan secara menyeluruh.

‎Menurutnya, keberlangsungan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh pembiayaan, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia, fasilitas kesehatan, tata kelola, inovasi, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

‎Musyawarah Nasional diikuti pengurus pusat serta perwakilan PERDOKMIL dari sejumlah daerah, antara lain DKI Jakarta, Sulawesi Utara, Jawa Timur, dan Sumatera Selatan. Selain membahas perubahan organisasi, forum tersebut juga menyusun program kerja, memperkuat tata kelola organisasi, dan merumuskan strategi pengembangan PERTASINDO agar mampu menjawab tantangan kesehatan nasional maupun global.

Dr. dr. Tri Maharani, M.Si., Sp.Em., Sub.Sp.Tok(K), FICEP, FIMMA

Predikat: Peneliti Bisa Ular


Marsma TNI Dr. dr. Dewi Gathmyr, Sp.PD., Subsp.GH (K), M.S., M.Tr(Han)., MARS., FINASIM., FIHFAA., FIMMA

Predikat: Lulusan Terbaik Program Studi Doktoral


Brigjen TNI Dr. Dr. Dr. dr. Jonny, Sp.PD., K-GH., M.Kes., MM., DCN., FINASIM., DABRM., FISN., FIMMA

Predikat: Pemilik Gelar Terpanjang dengan Kelulusan 3 Program Studi Doktoral


Mayjen TNI (Purn.) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K), FIHA, MMRS, FIMMA

Jabatan: Keynote Speaker

Mayjen TNI (Purn.) Prof. Dr. dr. Daniel Tjen, Sp.S., FIMMA

Jabatan: Narasumber


Mayjen TNI (Purn.) Dr. Dr. dr. Dian Andriani RD, Sp.DVE, M.Biomed., MARS., S.H., M.H., FINSDV., FAADV., FIMMA

Predikat: Presenter Paling Aktif


Dr. dr. Rita Lahirin, M.Biomed (AAM), M.Gz., FIMMA

Predikat: Presenter Paling Aktif


Dr. dr. Nenden Lilis Setiasih, Sp.DVE, FINSDV., FAADV., M.M., FIMMA

Predikat: Presenter Paling Aktif


Dr. dr. Liza Widjaja, M.Biomed (AAM), M.Pharm., FIMMA

Predikat: Presenter Paling Aktif


dr. Renauld Koswiranagara, FIMMA, SAMU France EM, Stanford EMPredikat: Anggota PERDOKMIL Paling Aktif


Lissa Imelia, S.H., FIMMAPredikat: Anggota PERDOKMIL Paling Aktif


Dr. rer. nat. Meta Adityawarman, S.E., FIMMAPredikat: Anggota PERDOKMIL Paling Aktif


‎Transformasi menjadi PERTASINDO diharapkan menjadikan organisasi tersebut sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sistem ketahanan kesehatan nasional melalui kolaborasi lintas sektor dan pengembangan berbagai program yang adaptif terhadap dinamika tantangan kesehatan di masa mendatang. (Hans).


×
Berita Terbaru Update