-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pajero Hancur Di Tabrak Kereta Api Di Tebing Tinggi, Sopir Pajero Meninggal di tempat

Sabtu, 23 Mei 2026 | Mei 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-23T09:42:38Z

 

Foto : kerumunan warga melihat mobil korban Mitsubishi Pajero di Hantam Kereta api di Kota Tebingtinggi


Tebing Tinggi | 88News.id: Menerobos jalur perlintasan kereta api tanpa palang pintu, sebuah Mobil Mitsubishi Pajero Sport Warna Gray BK 1227 IT, Tertabrak kereta api 2852F Kuraba jurusan Medan Tanjung Balai, di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, Sabtu pagi (23/05/2026) sekitar pukul 09:00 Wib, tepatnya di Jalan Gunung Semeru, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi, akibat peristiwa ini sopir mobil Mitsubishi meninggal dunia di tempat.


Kejadian bermula, pagi itu korban atas nama Haidin Sinaga (62) Warga Dusun 2 Desa Paya Lombang, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai, datang dari arah Desa Paya Lombang Menuju Kota Tebingtinggi dengan mengendarai mobil Mitsubishi Pajero Sport bernomor polisi BK 1227 IT, setibanya di lokasi di duga korban tidak memperhatikan dan tidak mendengar datangnya kereta api Kutaba Cargo dari arah Medan -Tebing Tinggi, sesampainya di tengah jalur perlintasan rel kereta api,mobil korban langsung tertabrak kereta api Kutaba Cargo jurusan Medan - Tebingtinggi tersebut.


Akibat peristiwa tersebut,mobil yang di kendarai korban terseret sejauh 50 meter dari lokasi kejadian, sedangkan kereta api tersebut usai menabrak sempat berhenti beberapa menit, dan selanjutnya kereta api tersebut kembali jalan seperti biasa, sedangkan korban yang berada di dalam mobil mengalami luka berat di bagian kepala di duga akibat benturan keras, dan akhirnya korban meninggal dunia di tempat,dan selanjutnya korban di bawah petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi,Guna di lakukan Visum.


Mendapatkan laporan dari masyarakat,petugas dari laka lantas polres Tebingtinggi, langsung meluncur kelokasi kejadian guna melakukan evakuasi korban dari dalam mobil dan meminta keterangan beberapa saksi di tempat.


Menurut keterangan saksi Tannia (28) mengatakan,korban tidak mendengar pada saat kereta api melintas,dan warga sudah sempat memberikan peringatan kepada korban,namun korban tidak mendengar dan langsung menerobos perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu,dan akhirnya mobil korban bagaian samping sebelah kanan langsung di tabrak,akibat kejadian ini korban meninggal dunia di tempat.Kata Tannia


Hingga peristiwa ini terjadi, belum ada satupun pihak dari laka lantas polres Tebingtinggi yang memberikan keterangan atas kejadian tersebut,namun untuk barang bukti satu unit mobil korban sudah di bawa ke kantor laka lantas polres Tebingtinggi,dan kasusnya sudah di tangani pihak laka lantas polres Tebingtinggi.

Dwan Manu 

×
Berita Terbaru Update