Padangsidimpuan | 88News.id: Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe meminta seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) untuk lebih proaktif dalam menghidupkan kembali syiar dan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memperkuat karakter religius dan mempererat tali silaturahmi antarwarga. (17/1/2026)
Saat duduk Bersama Kepala KUA Padangsidimpuan Utara yang juga ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia, Wali Kota menyampaikan bahwa KUA tidak boleh hanya berfungsi sebagai lembaga administratif pernikahan, tetapi harus menjadi motor penggerak kegiatan spiritual di wilayah masing-masing.
Wali Kota meminta para Kepala KUA untuk segera menjalankan beberapa langkah strategis, di antaranya:
• Menghidupkan Majelis Taklim & Kajian Rutin: Mendorong kembali aktifnya pengajian, didikan Subuh, atau diskusi keagamaan di rumah ibadah dengan melibatkan generasi muda.
• Festival Keagamaan Tingkat Kecamatan: Menyelenggarakan lomba-lomba kreatif (seperti MTQ, seni musik religi, atau cerdas cermat) guna menarik minat anak-anak dan remaja.
• Optimalisasi Peran Penyuluh Agama: Menugaskan penyuluh untuk memberikan pendampingan langsung kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan bimbingan spiritual.
• Pemanfaatan Teknologi: Mendorong KUA dan rumah ibadah untuk menggunakan media sosial sebagai sarana dakwah dan penyebaran informasi kegiatan yang positif.
"Kita ingin kota ini tidak hanya dibangun secara fisik, tapi juga sehat secara spiritual. Saya minta Kepala KUA turun ke bawah, rangkul tokoh-tokoh agama, dan galakkan kembali kegiatan yang sempat redup. Jadikan rumah ibadah sebagai pusat peradaban dan pembinaan umat," tegas Wali Kota Letnan.
Pemerintah Kota berkomitmen untuk mendukung penggalakan kegiatan ini melalui skema hibah keagamaan dan perbaikan fasilitas pendukung di beberapa rumah ibadah. Wali Kota berharap dengan meningkatnya aktivitas keagamaan, angka kriminalitas dan penyakit sosial di lingkungan masyarakat dapat kita tekan. (Mash)
