88News.id | Palas : Jalan lintas Sumatera (jalinsum) atau jalan provinsi yang melintasi Kabupaten Padang Lawas (Palas) sejak aktifitas pembangunan ditetapkan sebagai ajang mengisi dan mensyukuri kemerdekaan 1945, belum pernah sepi dari keluhan masyarakat akibat kondisinya yang hancur dan tidak layak menjadi pendongkrak ekonomi warga dan daerah.
Hingga saat ini kondisi badan jalan provinsi lintas Kabupaten Palas mulai dari perbatasan dengan Provinsi Riau, tepatnya sebelah Barat Kabupaten Rokan Hulu kondisi badan jalan provinsi tetap kupak-kapik sampai mengancam keselamatan jiwa pengguna jalan. Pengguna jalan tidak hanya pengendara roda dua tetapi ar ada truk roda enam pengangkut buah kelapa sawit bahkan komoditi buah kela sawit yang sedang diangkutnya dan membawanya ke Pabrik Kelapa Sawit terancam tumpah di jalanan berlobang.
Buah kelapa sawit yang sedang dalam angkutan di jalan provinsi yang hancur dan berlobang itu bahkan sering terjadi di ruas jalan yang kondisinya rusak berat dan sampai-sampai sudah berlumpur, seperti di badan jalan lintas Siapi-api Desa Parmainan dan Sungai Gayambang juga Desa Parmainan, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Palas.
Keluhan masyarakat Palas termasuk pada khususnya para pengguna jalan sudah cenderung menjadi bahan umpatan masyarakat terhadap sikap pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang terkesan sengaja abai terhadap kerusakan jalan provinsi yang rusak dan bahkan telah menjadi hambatan membaiknya kehidupan ekonomi warga Palas.
Tetapi pemerintah Provinsi Sumatera Utara masih saja tidak merespon aspirasi serta keluhan masyarakat Kabupaten Padang Lawas. Kondisi badan jalan provinsi yang rusak hingga saat ini tetap saja senasib dengan kondisi-kondisi badan jalan yang sebelumnya. Masyarakat yang beraktifitas ekonomi menggunakan jalan provinsi tetap saja mengeluh karena makin kesulitan saat melintasi jalan rusak.
Kini masyarakat Padang Lawas, bahkan termasuk pengguna jalan provinsi dari daerah lain sedang menanti jalan provinsi lintas Kabupaten Padang Lawas layak menjadi pendongkrak kehidupan ekonomi masyarakat dan daerah, mengantarkan kesejahteraan dari ekonomi yang semakin membaik dan kehidupan yang layak.
Masyarakat Palas serta pengguna jalan lainnya berharap, pihak pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar secepatnya merespon aspirasi masyarakat Palas, memperbaiki kerusakan jalan provinsi yang membelah daerah kabupaten beribukota Sibuhuan tersebut.
Salah satu upaya masyarakat Padanglawas agar pemerintah Provinsi Sumatera Utara berbaik hati, segera melakukan dan mewujudkan perbaikan jalan provinsi yang sudah sebagian besar rusak berat, hancur serta kupak-kapik sampai tidak layak menjadi sarana yang vital dan pendongkrak kehidupan ekonomi masyarakat Padang Lawas adalah dengan taat membayar semua bentuk pajak dan retribusi kepada negara yang diharapkan kemampuan pemerintah membangun infrastruktur terutama jalan provinsi lintas Palas semakin kuat dan meyakinkan.
Berkaitan dengan kondisi jalan provinsi lintas Palas yang rusak berat tersebut, Asisten II Ekonomi dan Pembangunan pada Sekda Kabupaten Padang Lawas, Marza Zenova yang dikonfirmasi via chatting WA, Kamis (15/12/2022) siang mengatakan, jalan propinsi sudah mulai ditangani pihak pemerintah propinsi sesuai data yang dijelaskan Gubernur Sumatera Utara saat kunjungan kerja di Kabupaten Padang Lawas.
"Sabarlah dulu kita, nggak ada pemerintah yang mengabaikan kondisi ini, usaha dan koordinasi tetap dilakukan Dinas PU Palas dengan pihak Dinas PU Propinsi Sumatera Utara. Kita berharap, pemberitaan dari rekan-rekan media juga dapat mempercepat perbaikan dan pembangunan jalan ini," kata Asisten Marza Zenova di akhir konfirmasinya itu.
BKN
.jpg)