-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tim Tanggap Bencana Polres Tanah Karo bersama Basarnas, Evakuasi Korban Longsor di Jalur Merek - Sidikalang

Kamis, 15 Desember 2022 | Desember 15, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-12-15T12:59:40Z
Tim Penyelamat saat memberi Pertolongan atas korban longsor, supir truk di Karo


88News.id | Kabanjahe  :  Curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari ini, mengakibatkan terjadinya peristiwa tanah longsor yang menutup badan Jalan Merek - Sidikalang sepanjang lebih kurang 50 meter, tepatnya di Penatapan 2 Dusun Aek Hotang Desa Pengambatan Kec. Merek, Kab. Karo, pada Selasa (13/12/2022) malam.


Kapolres Tanah Karo AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, langsung memerintahkan personil ke TKP. Dibawah pimpinan Pawas AKP Hendri Tobing, S.H, bersama dengan Piket Fungsi, langsung menuju ke TKP untuk pembersihan sementara dan mengalihkan pengendara ke jalur alternatif.


Diketahui dari peristiwa tersebut satu Unit Mobil Tangki CPO Nopol BK 8909 CJ yang dikendarai An. Wahyu Hidayat als Dedek (37), Warga Tanjung mulia hilir Medan Deli, kota Medan, terseret material longsor ke jurang kedalaman lebih kurang 100 meter.


Saat pembersihan, satu unit mobil tangki CPO, terlihat berada didalam jurang dengan kondisi mobil terbalik ditutupi oleh bongkahan kayu dan lumpur. 


Evakuasi belum bisa dilakukan, karena lokasi tidak dapat dijangkau dan terjal dengan kondisi cuaca hujan deras serta tanah yang labil dan penerangan yang kurang.


Pencarian dilanjut pada hari Rabu (14/22/2022) pukul 09.00 WIB, Tim Tanggap Bencana Polres Tanah Karo dipimpin Kasat Samapta AKP Enda Tarigan, tiba di TKP dan bersama sama dengan Kodim 0205/TK, Dinas PUTR dan masyarakat melakukan pembersihan material longsor dan pencarian korban.


Jalur lintas diberlakukan sistem buka tutup dikarenakan material longsor belum bisa dibersihkan seluruhnya karena korban belum dievakuasi, dikhawatirkan material longsor akan kembali menimpa korban. 


Beberapa jam pencarian, sekira pukul 12.30 WIB, jasad Korban berhasil ditemukan di dalam mobil tangki yang sudah ringsek akibat tertimpa material longsor. 


Kasat Samapta Karo  AKP Enda Tarigan menyampaikan, untuk korban sudah ditemukan namun sudah tidak terselamatkan karena tertimpa truk akibat material longsor.


Lanjutnya, korban belum dapat dievakusi, karena medannya cukup sulit dan menunggu tim dari Basarnas untuk evakuasi. 


Kondisi cuaca yang masih hujan dan medan yang curam, membuat proses evakuasi tidak bisa dilakukan cepat.


Sampai sore tadi (Rabu), upaya evakuasi terhadap korban dari Basarnas dan TNI/Polri belum berhasil dikarenakan keberadaan korban terjepit di dalam truk sehingga pada pukul 18.00 WIB upaya evakuasi dihentikan dan akan dilanjutkan besok pagi.


Terkait badan jalan yang masih tertimbun material longsor, pengerjaan prmbersihan material longsoran belum dapat dilaksanakan karena diperkirakan dapat mengganggu Proses evakuasi korban dari Team Basarnas.


Dinas PUTR dengan Balai Jalan Provinsi akan bekerjasama dalam Pembersihan Material Longsoran setelah Evakuasi Korban selesai.


"Untuk jalur sudah dibisa dilintasi dengan buka tutup, kita imbau kepada masyarakat supaya tetap waspada dan hati hati, jika melintas di area rawan longsor, kalau masih hujan deras, kalau bisa berhenti saja dulu di tempat yang lebih aman", ucap Kapolres AKBP Ronny Nicolas Sidabutar melalui Kasat Samapta, AKP Enda Tarigan. 

 

Calvin



×
Berita Terbaru Update