-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Warga Kabanjahe Mohon Bantuan Pemerintah Dana Subsidi Menopang Keluarga

Jumat, 05 Juni 2026 | Juni 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-05T11:05:32Z

 

Foto : Ica Marpaung bersama anak bungsu ta di kantor Kelurahan Padang mas, Kabanjahe (Dok)


Kabanjahe |  88news.id : Masuk dalam tahun ke-27, tahun 2026, di era Reformasi NKRI, namun dirasa warga masyarakat khususnya yang berada di kota Kabanjahe, dimana saat ini, keadaan kehidupan di negeri ini tidak baik-baik saja, ini ditandai dirasakan sangat sulut hidup dalam memenuhi kebutuhan ditengah-tengah keluarga khususnya tang berada di bawah ajar rumput sebagai butuh Aron, juru parkir, pedagang asongan sampai bertambahnya pemulung, pengemis dan pengamen untuk dapat bertahan hidup di negeri Pancasila yang dikenal taat beragama dan gotong royong, tolong-menolong sesama WNI.


Dalam kesusahan ekonomi kehidupan ditengah-tengah keluarga yang terjadi saat ini, bantuan-bantuan dan subsidi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat miskin, tetap tidak maksimal atau tidak tepat sasaran berupa bantuan PKH, BLT, juga dukungan bea siswa pelajar, kesehatan, untuk lansia dan anak balita serta untuk listrik, gas, rumah sehat subsidi, yang sangat diharapkan, namun nyatanya tidak ada diterima semua itu, rasa sedih dan garap ada perhatian pejabat negara dengan pertolongan Tuhan yang Kuasa.


Hal ini seperti yang disampaikan salah seorang keluarga di kota Kabanjahe, Ica Marpaung kepada Awak media, Kamis (4/6) di Kabanjahe, 


Ayah dari satu istri dan enam anak ini katanya lagi saat menyampaikan keadaan  hidup keluarganya sampai saat ini, dengan tanggung jawab untuk  menghidupi delapan jiwa dengan dukungan istri sangat berat sekali, apalagi pekerjaan yang digelutinya pekerjaan serabutan, termasuk juru parkir (walau sebagai serap), maupun penarik becak barang, termasuk buruh ladang.

Semua dilakukan sehari-hari dengan serius walaupun dengan pontang-panting, Namun tidak dapat memenuhi kebutuhan keluarganya.


Tambah Ica yang tinggal di lingkungan Jalan lingkar, Karo indah, Kel Padang mas. Kabanjahe, pihak merasa sedih sekali menjalani hidup saat ini , tang sangat sulit, keras dan sempit.

Hal ini ditambah lagi dengan yang namanya bantuan maupun subsidi apapun dari pemerintah, selama kurun waktu pernikahannya masuk usia 18 tahun, dengan anak sekolah sebanyak lima orang dan satu orang lagi usia balita, tidak ada diterima bantuan uang tunai maupun sembako termasuk layanan KIP, KIS, keluarga sejahtera.


Pada kesempatan ini, "kami memohon ukuran tangan dan bantuan dari pihak pemerintah untuk menolong keluarganya selama menggapai kehidupan yang masih panjang menjaga kesehatan keluarga, pendidikan anak-anak untuk memenuhi yang dikandung Pancasila dan UUD 1945, menuju Bangsa Indonesia yang makmur dan sejahtera dengan beroleh Kamtibmas dan pangan serta kesehatan menjadi hidup harmonis di mulai dari keluarga", ujar Ica harap.

Pihak ta juga telah berulang kali menyampaikan hal ini kepada pihak pemerintah melalui Kepling san lurah Padang mas maupun ke Dinas sosial, namun jawaban yang diterimanya hanya jawaban  klise, sudah masuk daftar., ujar pegawai, tuturnya menirukan jawaban petugas.


Ketika hal iji dipertanyakan Awak media kepada pihak Kelurahan Padang mas, mengaku keluarga ini sudah masuk daftar penerima bantuan, semua tergantung kuota pemerintah pusat, ujar pegawai. (Calvin). 



×
Berita Terbaru Update