Padangsidimpuan | 88News.id: Dinamika persiapan keberangkatan jemaah haji Kloter 12 asal Padangsidimpuan-Taput mulai menunjukkan sinergi yang kuat antara petugas dan perangkat kloter. Ketua Rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu) secara terbuka menyampaikan apresiasi atas kinerja dan kepemimpinan Ketua Kloter 12. Seusai melaksanakan pertemuan.
Apresiasi ini diberikan atas koordinasi yang dinilai transparan dan solutif dalam menangani berbagai persiapan administratif maupun teknis jemaah.
Poin Penting Koordinasi
Dalam pertemuan koordinasi terbaru, terdapat beberapa poin krusial yang menjadi sorotan:
1. Sinergi Petugas: Karom dan Karu merasa terbantu dengan pola komunikasi dua arah yang diterapkan oleh Ketua Kloter.
2. Permintaan Pertemuan Intensif: Mengingat waktu keberangkatan yang semakin dekat, Karom Rombongan 3 dan 2 mengusulkan adanya pertemuan rutin yang lebih intensif antara petugas kloter dengan seluruh jemaah. Hal senada juga disampaikan Karom lain. Tinggal satu rombongan yang tidak mengadakan pertemuan.
Pertemuan ini dimaksudkan untuk:
1. Mematangkan pemahaman manasik haji di saat-saat terakhir.
2. Memastikan kesiapan fisik dan mental jemaah.
3. Menyamakan persepsi mengenai teknis keberangkatan dan pembagian tugas di tanah suci.
4. Membangun Kekompakan Sebelum Berangkat
5. Serta mitugasi jemaah lansia kesehatan.
Menurut perwakilan Karom, Maruli dan Hasibuan, pertemuan intensif sebelum terbang sangat penting untuk meminimalisir kebingungan jemaah saat tiba di embarkasi maupun saat di Arab Saudi nantinya.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap jemaah di rombongan kami tidak hanya siap secara dokumen, tapi juga merasa tenang karena sudah mengenal dekat siapa pemimpin mereka. Komunikasi yang cair adalah kunci kelancaran ibadah," ujar salah satu Karu DR. Anhar, Nst.
Rencana Tindak Lanjut
Ketua Kloter 12 menyambut baik usulan tersebut dan berencana menjadwalkan pertemuan tatap muka maupun dalam waktu dekat. Fokus utama ke depan adalah memastikan seluruh jemaah dalam kondisi istitha'ah (mampu) dan memahami alur perjalanan haji secara mendalam.
Dengan adanya kolaborasi yang solid antara Karom, Karu, dan Ketua Kloter, diharapkan Kloter 12 dapat menjalankan ibadah dengan tertib, aman, dan meraih predikat haji mabrur.
(Masih)
