-->

Notification

×

Iklan

Iklan

PERKUAT PEMBELAJARAN AKTIF, UNIVERSITAS ROYAL GELAR PENDAMPINGAN PROJECT-BASED LEARNING BAHASA INGGRIS DI SDN 15 PADANG GENTING

Selasa, 03 Februari 2026 | Februari 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-03T05:36:32Z


Batu Bara | 88News.id: Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar, tim dosen Universitas Royal melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) No:  013/SK-08/UR/I/2026 di SDN 15 Padang Genting, Kabupaten Batu Bara. Kegiatan bertajuk “Pendampingan Guru dalam Penerapan Project-Based Learning (PjBL) pada Pembelajaran Bahasa Inggris” ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru dalam merancang pembelajaran aktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa.


Ketua Tim Pengabdian, Cecep Maulana, S.Pd., M.S menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih dominannya metode pembelajaran konvensional yang berfokus pada buku teks, sehingga keterampilan berbicara dan kreativitas siswa belum berkembang secara optimal. “Melalui Project-Based Learning, guru tidak hanya mengajarkan bahasa sebagai teori, tetapi sebagai alat komunikasi yang digunakan siswa untuk menyelesaikan proyek nyata,” ungkapnya.


Kepala SDN 15 Padang Genting, Evi Afriyani Tanjung, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan mengapresiasi kontribusi Universitas Royal dalam mendampingi guru-guru di sekolahnya. “Kegiatan ini sangat membantu kami. Guru menjadi lebih paham bagaimana merancang pembelajaran Bahasa Inggris yang aktif dan menyenangkan melalui proyek sederhana yang dekat dengan kehidupan siswa,” ujarnya.


Dalam pendampingan ini, para guru dibimbing mulai dari penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis PjBL, perancangan proyek Bahasa Inggris sederhana, hingga praktik penerapan kegiatan seperti membuat dialog, poster berbahasa Inggris, dan presentasi mini sesuai tingkat siswa sekolah dasar.


Tim pengabdian yang terdiri dari Cecep Maulana, S.Pd., M.S. Irianto, M.Kom, dan Zulkarnain Sirait, M.Pd turut memberikan contoh-contoh proyek kolaboratif yang dapat meningkatkan keterampilan berbicara (speaking), kerja sama, serta kepercayaan diri siswa dalam menggunakan Bahasa Inggris.


Menurut Zulkarnain Sirait, M.Pd, pendekatan Project-Based Learning sangat relevan untuk pembelajaran Bahasa Inggris di SD. “Anak-anak belajar lebih efektif ketika mereka terlibat langsung dalam aktivitas proyek. Bahasa Inggris tidak lagi terasa sulit, tetapi menjadi bagian dari aktivitas yang menyenangkan,” jelasnya.


Kegiatan pendampingan ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan bagi guru dan siswa di SDN 15 Padang Genting, serta menjadi langkah nyata dalam menciptakan pembelajaran Bahasa Inggris yang inovatif, komunikatif, dan sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka.

(ZS)

×
Berita Terbaru Update